Menikahlah, Nona! Pewaris Playboy Tergila-Gila Padamu!
Namun, saat matanya menemukan sosok Meira yang berdiri dengan tenang di tengah koridor, ekspresinya sedikit melembut, memancarkan kelegaan sekaligus kecemasan.
"Oh, Mei," panggil Zayn, suaranya cukup keras untuk menginterupsi hawa panas di ruangan itu. Ia melihat para dosen yang ada di situ secara bergantian lalu berjalan menghampiri Meira. "Ikut aku sebentar ke laboratorium lantai tiga. Ada proposal penggalian yang harus kita diskusikan sebelum kelas."
Meira mengangguk tipis, paham bahwa Zayn sedang memberikan jalan keluar dari situasi tidak menyenangkan ini. Tanpa mempedulikan tatapan dosen-dosen lain, Meira mengikuti Zayn.