Neraka untuk Maduku
Tapi, di luaran banyak yang lebih dari dia.
"Indah, kamu lebih cantik, kamu lebih muda dan kamu lebih kaya. Untuk apa menjatuhkan harga dirimu, kemudian menginjaknya hanya demi suami orang. Semua belum terlambat akhiri semua ini, cukup sampai di sini," ucapku mencoba membuka hatinya.
"Kamu saja yang pergi, aku mencintai Mas Aris," jawab Indah.
"Kamu bisa mendapatkan lelaki lajang yang jauh lebih baik dalam segala hal, daripada suamiku." Aku mencoba memberi pengertian pada gadis ini.
Bab Populer