Legenda Dewa Pedang
Dinding bergerak perlahan, sudut-sudut berubah, jalan yang barusan lurus kini terpelintir, membentuk jalur baru.
Labirin itu—hidup, dan sadar akan kehadiran mereka.
Aylin menelan ludah. Tenggorokannya terasa kering.
“Labirin Roh Terkutuk…” katanya pelan, seolah takut tempat itu mendengar. “Aku pernah mendengar legenda ini dari para pedagang jauh. Tempat di mana jiwa para pendekar… yang gagal menyempurnakan pedang mereka… terperangkap selamanya.”
Bab Populer