Pemulung Konglomerat 2
kata Angel, memotong perkataan Pegawai toko itu.
“Ah! Ada, nona … Ada barang terbaru, yang juga merupakan edisi terbatas. Sebuah boneka, yang sangat mirip seperti anak bayi. Bisa minum, menangis, dan berbicara, layaknya seperti Adik sendiri, hehe … Anda ingin melihatnya?” kata Pegawai toko itu.
“Ah, boleh …”
Kemudian, Pegawai toko itu berjalan ke sebuah tempat, dimana mainan itu di letakkan secara khusus, di sebuah lemari kaca. Sesampainya disana,
Hot Chapters