Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Merah berarti berbahaya. Aku memandangi layar besar itu. Hampir seluruh peta Indonesia berwarna hijau lembut, tapi di pojok timur, Samarinda, Balikpapan, dan pelabuhan Nusantara, ada titik-titik merah yang berdenyut perlahan. Seolah luka kecil yang belum sempat mengering. “Bagus, ya?” Suara lembut datang dari belakang. Seorang pria berjas abu-abu, berkacamata tipis.
789 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Hanya dengan melihatnya sekilas, siapa pun akan merasa takut. Begitu muncul, lentera itu langsung mendekat dengan kecepatan tinggi. Terdengar pula suara mendesis, seolah-olah ada logam yang bergesekan dengan tanah. "Mundur!" Misandari segera memberi perintah saat melihat lentera merah itu. Tim pengawal tidak tahu apa yang terjadi, tetapi tetap menuruti perintah Misandari.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120.0K kali sebagai lentera merah
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Giok Naga Sang Kultivator Dewa

Lentera ini tampak sangat tua dan memiliki lambang-lambang yang misterius di sekelilingnya. Penyusup yang memimpin mengarahkan tongkatnya ke arah lentera, dan dalam sekejap, energi dari lentera mulai meluap ke luar, menciptakan gelombang energi yang menenggelamkan altar dan sekitarnya dalam cahaya merah yang menakutkan. “Lentera Iblis telah terbangkitkan,” teriak penyusup tersebut dengan suara penuh kemenangan. “Sekarang kita dapat mengendalikan kekuatan yang sangat besar.”
9.318.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Raga dan Lentera

Raga dan Lentera

Lentera menatap langit yang semakin sore, warna senja mulai menampakkan diri, memberi tau pada dunia bahwa tugasnya hari ini sudah hampir selesai dan akan di gantikan oleh sang bulan. Dan itu artinya, setelah ini ia harus bertemu lagi dengan Raga saat makan malam. Tapi setidaknya itu lebih baik, hatinya pun terasa lebih lega dan nyaman ketika ia menjaga jarak dengan Raga. Lentera pun mengayuh sepedanya, di temani oleh beberapa keributan klakson mobil dan motor yang ada di sekitarnya. Jalanan tentu saja macet, karena ini sudah jam pulang kerja. Dan Lentera bersyukur saat ia tidak perlu mengalami kemacetan jalan raya karena ia memakai sepeda.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Langit Merah

Langit Merah

Ia terfokus dengan aksi mereka. Saat di atas udara, juga di atas pusaran air yang terbuka di tengahnya, Rena mengayunkan tangannya dan seketika api menyembur keluar sama seperti nasib kakinya. Kakinya masih mengeluarkan api untuk menjaga dirinya terbang. Sedangkan api dari tangannya berbeda. Api itu tersulut menuju Hans dan Helen.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ia menunjuk satu titik yang dilingkari merah samar. “Di sinilah lokasi asli Gerbang Keempat.” “Lembah Darah,” gumam Arga. “Itu tanah terlarang. Tak ada yang kembali dari sana.” “Aku tak butuh kembali,” ucap Alura. “Aku hanya butuh masuk.” Arga menatapnya, lalu mengangguk. “Kalau begitu, kita pergi malam ini.” Alura tersenyum tipis. “Kita?”
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Sayangnya cinta Alana pada Ale bukan cinta kaleng-kaleng. "Jadi yang mana, Lana?" Romy menunggu jawaban atas pilihan Alana. "Yang ini." Alana menunjuk buket mawar merah. "Keren!" puji Romy atas pilihan Alana. "Keren gimana?" "Mawar merah ini buat saya seperti menyimbolkan diri kamu yang sesungguhnya. Cantik, menggoda, tapi susah untuk dimiliki. Sama dengan mawar yang indah tapi dipenuhi duri. Siapa pun yang ingin memetiknya harus berhati-hati."
920.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Karpet merah terbentang panjang dari pintu masuk menuju pelaminan yang berdiri anggun, dihiasi bunga mawar putih dan lilin kristal yang berkelip-kelip. Tamu-tamu undangan berdatangan, mengenakan busana terbaik mereka. Alunan musik orkestra mengiringi langkah setiap tamu, menciptakan suasana elegan yang tak terlupakan. Aroma bunga segar bercampur dengan wangi parfum mewah memenuhi udara.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Istri 2 Miliar CEO Arogan

Istri 2 Miliar CEO Arogan

Reyna memandangi pemandangan lewat balkon kamarnya sendiri, saat itu nuansa malam terlihat lebih indah dari biasanya. "Besok tanggal merah, enaknya kemana ya?" gumam Reyna yang terlihat berbicara sendiri. Reyna menghela napas berat saat melihat harga masuk tempat wisata yang tak masuk akal ketika tanggal merah tiba.
1040.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 891 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
DITALAK SUAMI DILAMAR TUAN MUDA BERKEDOK SANTRI

DITALAK SUAMI DILAMAR TUAN MUDA BERKEDOK SANTRI

Sebuah note berwarna merah muda dengan ukiran sebaris kata, 𝙎𝙚𝙡𝙖𝙧𝙖𝙨 𝙍𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙡𝙖𝙣𝙙𝙖𝙨 𝙞𝙯𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙘𝙞𝙥𝙩𝙖. Entah kenapa aku merasa jika wajahku tiba tiba menghangat.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status