Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Kabut semakin pekat, membuat penglihatan mereka nyaris tak berguna. Lalu, di tengah kekacauan itu, Arga melihat sesuatu di dalam pusaran kabut. Sebuah cahaya. Cahaya berwarna merah menyala yang berdenyut seperti detak jantung, mengalir di dalam lingkaran simbol yang mengelilingi ruangan. Cahaya itu berasal dari sebuah benda—sebuah portal—yang kini tampak terbuka di depan matanya.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Aku Bangkit dari Lembah Neraka

Lentera-lentera merah mulai menyala satu per satu, namun cahaya itu tidak pernah benar-benar menjangkau bayangan. Ling Xuan berdiri di depan Gerbang Timur lama, di sbuah lengkungan batu runtuh yang seharusnya sudah lama ditinggalkan. Lumut hitam menutupi ukirannya, dan tanah di sekitarnya terasa… sunyi. Ia mengeluarkan token besi hitam itu. Begitu token disentuh udara, mata tertutup di pinggir token berputar perlahan, lalu terbuka.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Gerhana

Gerhana

Ia juga tidak tahu apakah Tangguh sudah bertanding atau belum. "Astaga, ini tempat apaan sih, Na? Serem banget! Gue jadi ngerasa ikut main film The Raid sekuel terbaru deh." Selena menggamit lengannya ngeri. Tubuh kurusnya nyaris luruh saat tersenggol tubuh besar penonton-penonton lain. Gerhana tidak menjawab pertanyaan Selena. Saat ini ia tengah berkonsentrasi memperhatikan para petarung yang sedang bertanding. Teriakan hajar, habisin dan tepuk tangan riuh terdengar setiap para petarung itu saling memukul. Mata Gerhana membelalak ngeri saat mengenali petarung yang ada di ring pertama. Ring pertama adalah ring yang penontonnya paling ramai dan paling beringas. Teriakan penyemangat berbaur m
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 565 kali sebagai lentera merah
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
diyah dhee
Cerita ga pernah gagal, selalu bikin candu. Ga trlalu banyak bab, jd ga bertele2. Cuman yg bikin penasaran urutan bacanya dr mana ya? Kadang bingung sama tokoh2nya. Nyambung smua, atau aku yg lemot ............
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Benang Merah

Benang Merah

tanya Malvim cemas. "Hm, masih sakit sih Kak, tapi ayo kita pulang saja" jawab Aileen lemas. Ketika Aileen berdiri dari bangku halte itu, betapa terkejutnya Malvin melihat bagian belakang celana Aileen. Celana ia dipenuhi noda darah, sialnya kala itu Aileen memakai celana jeans pendek berwarna putih gading, sehingga terpampang nyata darah merah itu tembus mengenai celananya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Akar Fenix Merah Tabir kubah magma kembali memayungi hutan ajaib. Malam dingin menjadi saksi sebuah penyatuan energi dengan kekuatan dahsyat. Dari tubuh Sunan Zunungga mengalir kilauan merah seperti lava yang membubung ke angkasa membentuk lukisan fenix merah bercahaya di langit keperakan. Kekuatan energi itu meliuk-liuk di udara seperti aurora yang berpijar.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

Dia terpekik lantaran liontin yang kini berubah warna menjadi merah terasa panas menyentuh kulitnya. Geraman makhluk merah semakin terdengar mengangkasa. Gadis kembali teringat tugas yang harus diembannya. Sekencang mungkin dia berlari, menerjang rintik-rintik air hujan yang tak kunjung berhenti, berlari dan semakin menjauhi kebun Teh Reni. Di tempatnya berdiri, Pakdo Ramli kini berhadapan dengan makhluk merah. Mereka saling serang, melontarkan kekuatan energi bertubi-tubi.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Hantaran Lebaran

Hantaran Lebaran

Sayangnya tak ada warna kemerahan yang tampak di langit saat ini. Aku duduk di ruang tamu, menatap luar dari balik jendela yang masih terbuka. Sesekali kulirik jam yang menempel di dinding. Menunggu kedatangan Mas Bima terasa begitu lama. Apalagi di tengah rintik hujan begini. Ah, aku masih tetap mencemaskan Mas Bima meski kendaraannya sudah berganti roda empat. Tiin... Tiin....
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Pewaris Tahta Pedang Ashura

Pewaris Tahta Pedang Ashura

“Ayo pergi!” Mereka berdua meninggalkan Kediaman Sandoval dan menuju ke pusat kota. Setiap rumah di jalan itu memiliki lentera merah di pintu masuknya, dan jalan-jalan dipenuhi orang-orang yang tertawa dan mengobrol satu sama lain. Malam itu memang ramai. Kembang api juga kadang-kadang memenuhi langit dengan kaleidoskop warna. Festival Lentera ini didirikan oleh Outlaw Serpents, dan menjadi festival tahunan yang populer. Loyd dan Seras berjalan menyusuri jalan yang ramai. Seras melihat sekeliling dan tersenyum. “Entahlah kenapa, tapi aku sangat menyukai bau kembang api!”
9.623.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 921 kali sebagai lentera merah
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
ARIGATO SEMUANYA! SEPERTINYA, UNTUK SEMENTARA WAKTU NASKAH PTPA AKAN HIATUS! NANTIKAN KEMBALI KEHADIRAN LOYD DI BENUA ARKAN!!! ARC 2 : BENUA ARKAN - PEDANG KELUARGA SALAZAR DAN KELUARGA BURUNG FENIKS
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Baca Semua Ulasan
Ramalan Buku Merah

Ramalan Buku Merah

Tentu saja dengan jalan menuju kematian. Airel membuka ke halaman selanjutnya yang berisikan coretan-coretan aneh berwarna merah dan kalimat "DEMIKIANLAH PERTUNJUKANKU UNTUKMU!!" tepat berada di tengah. Itulah tulisan terakhir yang ada di buku merah. Halaman-halaman selanjutnya hanya terdiri dari lembaran-lembaran kosong tanpa tulisan atau gambar apa pun.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Red Clock

Red Clock

Warnya hitam dengan pita merah yang menjadi perpaduan yang cocok, rumbainya disekitar sabit berwarna emas. Claire bernafas ringan, tubuhnya seperti hancur dan kesemutan mulai mereda, matanya melihat percikan guntur yang menggelegar, di matanya kedua senjata yang terlihat suci itu memacarkan kekuatan yang menyeramkan, sedetik kemudian matanya membulat panic. Senjata itu adalah pembawa bencana, sekali tebasan maka setengah alam semesta akan runtuh dan surga ilahi akan murka. Ini bahkan akan merugikan mereka. Tombak Saners adalah pembelah langit, Sabit Roners adalah pembelah alam langit, ini bencana!.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lentera merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status