Perawan 200 Juta
Karena berjalan berdua bersamanya dalam indahnya surga dunia, lebih nikmat pastinya.
"Kamu tau, dirimu bagai candu, yang memaksa diri untuk tak berhenti meminta lagi dan lagi," ucapnya lirih di sela nafas yang mulai memburu.
"Tetaplah bersamaku, sungguh aku tak bisa tanpamu," lanjutnya.
"Harusnya, aku yang berkata seperti itu, aku takut, sungguh takut," ucapku.
"Semua terasa mimpi bagiku, dan aku tak ingin bangun bila ini benar-benar mimpi," lanjutku.
Bab Populer