Ah! Mantap Sekali Mbak
Tubuhnya bergetar hebat, penuh kemarahan dan kekecewaan.
"Tampar saja aku, Bara. Kenapa kau berhenti? Aku memang pantas mendapatkannya," ucap Lira dengan nada penuh tantangan.
"Tidak... Aku tidak akan melakukannya, karena itu hanya akan menyakiti diriku sendiri yang mencintaimu. Melihatmu terluka atau kesakitan hanya akan menyakitiku. Aku akan berusaha melupakan semuanya. Ya, aku bodoh jika harus emosi sekarang. Kau pergilah. Mulai sekarang, kita tidak punya hubungan lagi. Selamat, kau sudah berhasil membuat hidupku hancur. Aku hanya berpesan, semoga kau jangan pernah menyesali apa yang telah kau lakukan. Doaku, semoga kau bahagia," ujar Bara lalu pergi.
Hot Chapters