NAFKAH YANG KAU MINTA KEMBALI
"Dan satu lagi, kamu akan ibu coret dari daftar warisan!"
"Bu, sabar," bisikku.
"Awas kamu Mirna, Kamu pulang saja ke rumah ibumu. Tidak usah menungguku. Karena setelah aku kembali, aku bawakan surat cerai untukmu," ucapnya kala itu."
"Saking gilanya kamu sama perempuan itu, sampai lupa kalau aku sudah tidak punya ibu, Bang?"
"Eh ... Terserah kamu mau kemana!" Ucapan Bang Fahmi tergagap.