Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

"Aku tahu beberapa tahun ini aku yang terlalu berlebihan. Aku akan berubah, oke? Dia menatapku dengan tenang, “Jangan bertengkar lagi. Ikut aku pulang." Aku melihat ekspresinya yang seolah sedang memberiku hadiah, lalu mundur satu langkah dan berkata dengan tegas, "Tidak. Aku tidak akan kembali bersamamu." "Aku sudah tidak mencintaimu. Aku juga tidak mau lagi hidup dalam luka. Kalau kamu ingin cepat, ayo urus cerainya sekarang.”
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Semua orang berlinang air mata. Ekspresi mereka penuh penyesalan dan rasa sakit. Entah berapa lama waktu pun berlalu. Saat ini Abang berbicara lebih dulu, karena menangis terlalu keras, suaranya agak serak. "Linda... Apa dia baik-baik saja? Apa luka bakar di lengannya masih sakit?" Dia hendak mengirim pesan kepadaku, tapi tiba-tiba sadar dia tidak ada nomor aku.
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Babu Kumal VS CEO Kutub Utara

Babu Kumal VS CEO Kutub Utara

Akhirnya ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh Akhirnya ku menemukanmu Saat raga ini ingin berlabuh Ku berharap engkau lah Jawaban sgala risau hatiku Dan biarkan diriku Mencintaimu hingga ujung usiaku Jika nanti ku sanding dirimu Miliki aku dengan segala kelemahanku Dan bila nanti engkau di sampingku Jangan pernah letih tuk mencintaiku Akhirnya ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh Ku berharap engkau lah Jawaban sgala risau hatiku Dan biarkan diriku Mencintaimu hingga ujung usiaku Jika nanti ku sanding dirimu (sanding dirimu) Miliki aku dengan segala kelemahanku Dan bila nanti engkau di sampingku (di sampingku)
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
JODOH TAK TEPAT WAKTU

JODOH TAK TEPAT WAKTU

T'lah kucoba t'rus bertahan Tentang cinta yang kurasa Ku mencinta, kau tak cinta Tak sanggup ku terus bertahan. Sadar ku tak berhak untuk terus memaksamu Memaksamu mencintaiku sepenuh hati Aku 'kan berusaha untuk melupakanmu Tapi terimalah permintaan terakhirku. Genggam tanganku, sayang Dekat denganku, peluk diriku Berdiri tegak di depan aku Cium keningku 'tuk yang terakhir. Ku 'kan menghilang jauh darimu
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 718 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Rasa malu yang luar biasa membuatku ingin menghilang saat itu juga. Dan yang lebih parah, untuk membantu melancarkannya, Jeff menyedot seperti bayi, sesekali mengeluarkan suara kecapan. “Su… sudah siap…?” Mendengar suara sedotan Jeff yang semakin jelas, aku juga merasa ada sesuatu yang keluar dari dadaku. Namun, tepat saat aku berpikir semua rasa malu ini akan berakhir, Jeff malah tidak berhenti.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

“Jangan harap aku bakal beresin semua ulahmu.” Usai bicara, Billy pun pergi tanpa menoleh lagi, sambil menggandeng Penny. Setelah semua prosedur selesai, aku pun pulang ke rumah sendirian. Aku masih punya tiga hari terakhir di dunia ini. Sebagai penderita lupus eritematosus sistemik stadium berat, aku telah menyelesaikan sendiri semua persiapan menjelang akhir hidupku. Sementara itu, dua orang yang paling kucintai, sedang meniup lilin dan membuka sampanye bersama wanita lain.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Detik berikutnya, wajahnya langsung pucat. Ponsel itu terjatuh ke lantai dengan bunyi keras. Di layar terpampang foto pergelangan tangan yang berlumuran darah. Dia segera memungut ponselnya dan bergegas keluar. "Tunggu dulu .…" Sebelum aku sempat menyelesaikan kalimatku, dia sudah menatapku dengan wajah memohon. "Hanya kali ini. Ini yang terakhir. Vivian sedang putus asa. Aku nggak bisa biarin dia mati begitu saja di depan mataku."
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Cinta yang Kadaluarsa

Cinta yang Kadaluarsa

"Kita bertiga sudah terjebak dalam lingkaran ini terlalu lama. Nggak akan ada kebahagiaan di ujung jalan ini." "Sama seperti gaun pengantin itu—sekali sobek, nggak bisa diperbaiki. Kalau pun dijahit ulang, hasilnya nggak akan sama. Dan kalau dipesan baru, tetap saja ukurannya nggak akan pas." "Itulah akhir dari aku dan kamu." Aku berdiri, menatapnya dengan tenang. "Jadi, jangan cari aku lagi. Aku nggak sanggup terima cinta kalian."
47.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Mata Ridha seketika membulat sempurna, tanpa sadar dia menahan napas. Plak! Perih dan panas menyengat pipi Sifabella akibat tamparan tangan Lisa yang berang dan tidak terima dengan tuduhan terhadap putrinya. Ridha tersenyum sinis penuh kepuasan, kekesalannya langsung terbalaskan. “Maaa, udah Ma … udah!” Papap menahan tangan Lisa yang hendak menampar Sifabella kembali. Air mata Sifabella semakin merebak, dia sudah berusaha menahan diri tapi kesabaran untuk ibu tiri dan kakak tirinya memang setipis tissue jadi meluap juga amarahnya.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik derita tiada akhir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status