Antara Dua Hati
“Aku lebih baik darinya. Aku cantik, kaya, dan sempurna. Iya kan?”
Seketika, senyuman di bibirnya menghilang. Sorot matanya tajam memandang wajahnya sendiri di cermin. “Dulu kamu mencintaiku, tapi kenapa kamu begitu cepat melupakanku, hah?” Teriaknya sambil melempar botol parfum ke cermin di depannya. Tak hanya retak, cermin itu berjatuhan sebagiannya.
“Wanita itu, kenapa dia punya anak darimu? Kenapa?” Maida kembali histeris.
ตอนยอดนิยม