Attack of Playboy
“Lavender’s blue dilly dilly~ lavender green. When I am king, dilly dilly, you shall be queen. Who told you so, dilly dilly, who told you so? Twas my own heart dilly dilly, that told me so~”
Layaknya mengendarai mesin waktu, Aika sampai di tempat kenangan yang hilang. Suara Levin saat ini menyatu dengan suara anak kecil di masa lalu.
Anak kecil itu memeluk Aika di antara semak belukar. Bernyanyi lembut demi menghentikan tangis ketakutan yang tak kunjung reda.
“Kata papaku, ini udah malem, jadi harus tidur,” bisik Levin kecil.
Sikat na Kabanata