Demi Anak Angkat, Aku Dikorbankan
Wisha yang sudah berusia sembilan belas tahun, juga pulang dalam keadaan mabuk setelah pulang dari pesta bersama teman-temannya.
Sesampainya di rumah, begitu melihat Ayah di ruang tamu, dia berpura-pura terjatuh di pangkuan Ayah dan bahkan mengulurkan tangan untuk menarik kerah baju Ayah.
"Ayah, aku sangat mencintaimu."
"Seandainya saja Ayah bukan ayahku."
Ini adalah godaan yang sangat jelas. Wisha benar-benar tidak sabar melakukannya, bahkan sebelum menginjak usia dua puluh.