Senja di Matamu
Dia berjalan dengan lesu ke jendela, menatap gemerlap lampu Paris yang indah dan melamun.
Dia menyalakan sebatang rokok, lalu menghisapnya satu per satu.
Tania tak menginginkannya lagi, tak menginginkan cintanya lagi.
Dia bergumam, "Tania... Aku mencintaimu. Aku bahkan nggak tahu aku begitu mencintaimu! Baliklah, baliklah padaku, oke?"
Dia memejamkan mata menahan sakit hatinya, menggigit bibir indahnya hingga berdarah.
Capítulos Populares