Cinta Sekolah Menengah Pertama
"
Alunan suara Matari yang halus, menyihir seisi ruangan. Termasuk Davi tentu saja. Ruangan serbaguna yang tadinya riuh, mendadak sunyi. Matari menyapukan padangannya dan bisa melihat kehadiran Davi di sisi sana, menatapnya penuh dengan kekaguman, ketertarikan yang bisa dirasakannya.
"Seandainya dapat kau rasakan
Kejam, kejamnya dunia
Tiada lagi keadilan
Untuk apa ku disini..."
Lagu berubah tempo, menjadi sedikit lebih cepat dan semangat, namun masih bergaya pop. Matari berubah lebih energik, dia sendiri merasakan bahwa energi teman-temannya yang membawa masing-masing alat musik, seakan-akan merasuki dirinya.
"Menjerit dan menangis, pilu dan derita
Hot Chapters