Istri Yang Menanti Sentuhanmu
Gigiku merapat, menahan kekesalan ku akan sikap wanita tak tahu malu ini.
Dia telah mencuri segalanya dariku, tapi entah mengapa semua itu seperti belum cukup buatnya. Selalu saja dia mencari gara-gara, seakan ingin membuat aku tak betah di rumah.
"Mas Raka milikku aku tak mau membaginya denganmu." Sahutnya.
"Aku yang pantas bicara seperti itu karena aku adalah istri sahnya!" Mataku berkaca, sakit dikhianati kini kembali menyeruak masuk, merobohkan tameng yang sudah payah aku buat.