SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA
“Bukan begitu konsepnya, Estungkara. Pertama, tak ada raja yang bisa memerintah selamanya, suatu saat mahkota harus diwariskan. Pedang Ganendra Aryasathya yang mulia harus diturunkan ke setiap generasi Paduka Maharaja Kurangga Bernawa, suka tidak suka, mau tidak mau. Itulah aturannya. Yang kedua, aku sudah bosan menjalani hidup ini, Estungkara. Aku sudah memiliki semuanya. Aku ingin pulang, bertemu dengan para leluhurku di alam baka, bercerita tentang apa saja yang mereka wariskan padaku, dan sesekali mengutuk mereka yang mewariskan darah manu ini padaku.”
Aku terdiam. Tugas ini begitu berat untukku rasanya. Lebih berat dari tugas memimpin perang manapun sepanjang karierku. Sang Raja meminta
Bab Populer