Menggenggam Awan
Awan melepaskan pelukannya, lalu menatap mata istrinya yang sayu.
"Hanya mimpi, kan?" Tanya Awan, ditanggapi dua kali anggukan Wuri.
"Tapi seperti nyata," sambung Wuri, "apa maksudnya.."
"Arti mimpi kamu, itu tandanya kamu sedang kesepian. Kamu rindu aku. Aku belum bisa memberikan rasa nyaman yang cukup untukmu." Jelas Awan. Wuri hanya diam,
"Maafkan aku.. Aku janji, akan mengatur jadwal operasi, agar tidak telalu lama menghabiskan waktu." Awan memegang kedua rahang Wuri.
Hot Chapters