Langit & Mega
Saffanainitunggu aku diantara aku dan diaaku tahu tapi aku diamlihatlah semua orang menatapku
Yap, panggilan telpon, ya, ini dari Mentari.
Aku mengusap layar dan menekan tombol panggilan diterima.
"Do you wanna build a snowman?" Mentari langsung menyapaku dengan kalimat itu.
Aku diam tidak menjawab, menunggu kelanjutannya.
"Or ride our bikes around the halls."
"I think some company is overdue."
"I've started talking to."
Aku mendengkus lantas berbicara dengan ketus. "Lo ikutan ajang pencarian bakat, gih. Kasian tuh bakat dipedem mulu. Ntar depresot lagi!"