Jerat Terlarang Sang Pewaris
Dengan cepat, Hazel segera menukar gelas wine-nya yang kosong dengan sampanye yang pelayan itu bawa.
"Setidaknya, aku bisa menenangkan pikiranku dengan ini," gumam Hazel, meneguk gesit isi dalam gelasnya.
"Nona, maaf, minuman itu pesanan dari tamu. Yang Nona minum itu adalah tequila."
"Uhuk!"
Mendengar jawaban pelayan tersebut, Hazel terbatuk. Pantas saja rasanya begitu pahit dan panas. Namun, minuman itu sudah tenang berada di dalam lambungnya.
Hot Chapters