Hati yang Kau Sakiti
Kiran merenung sejenak sebelum menjawab, "Mm … aku belum tahu, Nad. Sekarang aku hanya ingin menikmati waktu di sini dulu, sambil berpikir tentang masa depan. Paris selalu jadi tempat yang menyembuhkan untukku, terutama setelah semua yang terjadi."
Nadira memandang Kiran, ia mengerti keadaan sahabatnya selama ini. Ia juga berharap Kiran bisa melupakan semuanya, dan menjalani hidupnya dengan bahagia. "Apa pun yang kamu putuskan, yang penting kamu bahagia, Ran. Aku senang kamu kembali ke Paris. Kota ini nggak lengkap tanpamu."
Kiran tersenyum. "Terima kasih, Nad. Aku juga senang bisa kembali, dan yang paling penting, bisa ketemu lagi dengan teman baikku."