Teka-Teki yang Disembunyikan Istriku
Sengaja aku bisik-bisik, sebab tidak ingin terdengar oleh ibu.
Lira melepaskan kepergianku untuk mudik mendadak, ia mengambil tanganku dan mengecupnya. "Hati-hati, Mas. Aku nunggu kepulangan kamu, ya," ucap Lira sambil menggenggam tangan ini.
Kulirik ke arah Mas Gani, ia tidak tersenyum sedikit pun, bicara saja tak dilakukan olehnya, tapi aku tetap mempercayakan Lira pada Mas Gani.