AKU, KAU, & SELINGKUHANMU
Kata-kata itu sangat sederhana, sangat teramat sederhana, tapi tatapan matanya, tatapan seorang ibu yang seakan menawarkan sebuah pelukan tanpa sibuk-sibuk menanyakan apa yang membuatmu terluka.
Hal yang sudah begitu lama menghilang dari hidupku.
Ia seperti selimut tua penuh kehangatan, seperti lagu yang selalu menenangkan, atau suara hujan tanpa petir yang menemani tidur malammu. Di antara semua luka yang kualami, ini yang paling membuat dadaku nyeri, karena aku sadar, aku sangat merindukan hal itu.
Cepat-cepat kuseka air mata yang menetes di pipi Andra dalam pangkuanku, khawatir itu akan membangunkannya.
Hot Chapters