Tukang Pijat Tampan
Rasa cemburu, marah, dan gairah yang terpendam bercampur menjadi satu ramuan yang memabukkan.
"Jangan tahan lagi, Vera," desak Renata, suaranya kini terdengar penuh kemenangan. "Biarkan dia membawamu ke sana..."
"E... stop... aku merasa... ini cukup," suara Vera memecah keremangan ruangan dengan nada yang tiba-tiba tegas. Tangannya yang gemetar menahan pergelangan tangan Rafi yang baru saja akan menyusup lebih dalam ke balik handuknya.