Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Sejuta kata maaf terasa kan percuma Sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya Tapi bukan aku uoh ... Semoga saja kan kau dapati Hati yg tulus mencintaimu Tapi bukan aku Berakhirlah sudah semua kisah ini Dan jangan kau tangisi lagi Sekalipun aku takkan pernah mencoba kembali padamu Sejuta kata maaf terasa kan percuma Sebab rasa ku tlah mati untuk menyadarinya Aku ikut hanyut dalam alunan lagu senduh itu. Hatiku bagai diobrak-abrik sepanjang lagu dinyanyikan.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Melodi yang kupetik adalah kelanjutan dari puisi yang baru saja kubacakan: tentang musim dingin yang panjang, salju yang menutupi tanah, pohon yang tetap berdiri tegak meski rantingnya hampir patah, dan harapan yang tetap hidup di bawah lapisan es yang tebal. Tak lama, suara bisik-bisik yang sempat ada lenyap sepenuhnya. Para pelayan yang hendak bergerak melayani pun berhenti diam di tempat, mata mereka terpaku pada sosokku yang duduk tenang di tengah aula. Anggur di gelas tampak berhenti bergerak, dan cahaya lilin seolah menari mengikuti irama yang tercipta.
10798 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Revan berteriak, suaranya parau dan putus: “Lira, berhenti! Kau akan menghancurkan semua—” “Dan kau akan menghilang!” pekik Lira. “Aku tidak akan membiarkan itu terjadi! Aku tidak akan kehilangan kau lagi!” Lira asli memejamkan mata. Ada satu helai air mata emas yang jatuh dari pipinya—tinta kehidupan yang tidak pernah ia dapatkan. “Kalau begitu kau akan memikul beban yang bahkan aku tidak sanggup.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Balada Cinta Sang Mandor

Balada Cinta Sang Mandor

bisik Elma lirih. Rama memegang kedua pundak Elma, memaksanya untuk menatap matanya. "Tidak ada yang kamu rusak, El. Antara kita, cuma ada kamu dan aku. Paham?" Elma mengangguk pelan. "Iya Mas, aku paham." "Sekarang aku ingin dengar apa yang kamu rasakan, tanpa melihat statusku."
273 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

"Kita semua ngerasa gitu. Tapi lihat sisi positifnya. Lo bisa bikin perisai dari es, gue bisa ngeretas sistem cuma lewat getaran udara. Kita bukan lagi cuma anak band sekolah. Kita adalah garis pertahanan terakhir planet ini." Manda tersenyum tipis, lalu mulai menggesek biolanya lagi. Kali ini, sebuah melodi yang belum pernah didengar sebelumnya mengalun—melodi yang terdengar seperti bintang-bintang yang saling berbisik. --- ### **Adrian Selaras: Sang Tawanan**
811 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Nafsu Gelap Sang Majikan

Nafsu Gelap Sang Majikan

--------------------------------------------------------------------- Terserah takdir ingin membawaku ke mana Aku pasrah bersama cinta yang kubawa Sekalipun aku terbang bersama cinta Dengan sayap-sayap patahnya Aku tidak keberatan Karena bersamanya aku merasa lebih baik. --------------------------------------------------------------------- Hati beku Martin meleleh saat membaca tulisan yang bertinta hitam di lembaran kertas milik Andira. "Andira, ternyata kau sangat menyukai puisi, apakah kau tahu nasib para penyair?" monolog Martin sendirian.
1059.4K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as lirik mendarah
Read
+Library
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Girang Rumana dalam hati. "Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito. (Menyebar ke jiwa madu sarinya perwita). Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno. (Aneka warna prada, membangun diri yang sempurna). Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno. (Kesialan pasti musnah, musibah matapetaka nyata hilang). Tyasing roso mardiko.(Timbullah rasa merdeka atau bebas)."
2.4K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as lirik mendarah
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Tatapannya mengunci sepasang mata yang hitam berkilat di depannya. "Jangan berpikir buruk tentangku, aku tidak bertengkar dengan Papa. Aku juga tidak mabuk atau ketiduran di klub," jawab Rangga santai. "Oke, baiklah ... Mama percaya padamu," kata Liana lalu kembali melanjutkan, "Sekarang katakan bagaimana pertemuan kalian tadi malam? Apakah laki-laki itu mengumumkan namamu sebagai ahli warisnya sebelum dia mati?"
9.57.0K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

Dibuang dari Neraka, Aku Jadi Idol Pemakan Nafsu Manusia

"Meski terbakar, meski tenggelam Darah dan debu di sekujur tubuh ♫ "Luka bukan akhir, tangis bukan kalah Aku hidup, dan aku bertahan ♫" "Aku akan melangkah, walau tanpa arah Hingga fajar menemukan jalannya ♫"
363 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as lirik mendarah
Read
+Library
Mendadak Dilamar Kakak Mantan

Mendadak Dilamar Kakak Mantan

Keduanya terdiam sejenak, menikmati udara malam yang sejuk. “Lucu ya, kalau dipikir-pikir,” lanjut Kaira, suaranya terdengar lembut, nyaris seperti gumaman. “Aku dilamar oleh kakak dari mantanku sendiri," dia menoleh pada Alvero yang tengah unjuk bakat menunjukkan ekspresi wajah aneh dan mengundang gelak tawa Arsandi sampai tawa bocah itu terdengar sangat nyaring.
1053.9K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as lirik mendarah
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status