PUTRA sang PEWARIS
hardik murka sang kakek tak kalah marah, “dasar bocah bedebah!”
“Baik, Tuan Besar. Kami mengerti.” Sang tangan kanan mengangguk patuh untuk kesekian kali setelah menjawab, dia memaksa Luis untuk menggenggam pena tersebut, kemudian menggerakkan tangan lelaki itu di atas nama Luis di sana, “maafkan kami, Tuan Muda.”
“Brengsek kalian semua! Mati saja kalian!”
***
Pepatah lama mengatakan, untuk bertahan hidup hanya perlu memilih satu dari dua pilihan. Bertahan penuh luka, atau justru pergi dengan kenangan membeku dalam hati.
Bab Populer