Story WA Istriku
ujarku seadanya berusaha mengikis bayangan yang datang dalam tidurku.
"Kamu trauma, Nay, dan memang sudah seharusnya. Hmm ... By the way lelaki yang selamat bersamamu sepertinya aku pernah lihat." Lala tampak berpikir, kemudian dia kembali berkata setelah ingatannya muncul. "Dia yang di pemakaman Abi Syahdan yang ambil bunga, yang nge-lirik kamu malu-malu," ucapnya dengan senyum merekah. Aku hanya meringis kearahnya.