Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Wulan membuka tali di kaki Aisha setelah itu pergi tanpa mengatakan apapun. Air matanya kembali menetes kali ini tubuhnya bergetar, air tersisa sedikit di botol namun tangannya sulit untuk melepaskan diri. "Bismillahirrahmanirrahim, aku percaya padamu ya, Robb," Brakkk!!
1011.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Dong Waru nampak resah ketika Aulia mengecek pil Penyejuk Jiwa itu. "Bisa kamu cium sendiri baunya, masih harum dan memang baru dimurnikan," jawab Aulia sambil menyodorkan kembali pil tadi. "Tidak diragukan lagi, pil Penyejuk Jiwa level 3 yang baru saja dimurnikan!" jelas Dong Waru, namun membuat para peserta semakin curiga. "Maaf tetua, tapi Aul Besiah saja yang memakai api Surgawi tidak bisa memurnikannya.."
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

Dan, tanpa menunggu lama, Latifah pun mulai mengaji. Lantunan ta'awudz dan basamallahnya saja demikian merdu dan sedap di telinga. Surah yang ia lantunkan adalah Arrahman. Subhanallah, lagi-lagi Zoelva dibuat terkesima, bukan karena hanya oleh keindahan suaranya sang bidadari, tetapi karena sang bidadari melantunkan ayat-ayat suci itu dengan menghafal. Lagu dan tadwidnya demikian fasih dan pas, menurut Zoelva yang awam. Ia sampai memejamkan mata untuk menikmati dan menghayatinya. Ia seolah-olah terbawa ke suatu alam fantasi yang demikian mendamaikan jiwanya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Aku Di Sebelahmu, Tapi Jiwamu Tak Bersamaku

Dia tidak menyangka orang yang dia bela mati-matian, Rayna, sejak awal hanya menipunya. Plak! Satu tamparan keras mendarat di wajah Rayna. Tristan bergegas naik ke panggung, berkata padaku, "Wilda! Sayang! Istriku! Aku salah! Aku salah menilai orang. Aku juga korban! Ayo, ikut aku pulang. Kita mulai dari awal lagi ya? Aku nggak mau cerai denganmu. Reisha juga nggak bisa tanpa ibu!"
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
ISTRIKU JARANG KE LUAR KAMAR SAAT KELUARGAKU DATANG

ISTRIKU JARANG KE LUAR KAMAR SAAT KELUARGAKU DATANG

jawab Bu Hj Sulis. "Neng Alya ini pintar loh, udah jago masak, mandiri, berpendidikan. Ibu rasa lelaki yang bakalan mendapatkan kamu nanti beruntung sekali," ucap Bu Sulis. Sejenak aku tertegun, lalu mengukir seulas senyuman. "Nggak juga, Bu. Semuanya berkat bantuan Allah SWT juga," jawabku. "Iya, tapi kan terkadang melalui setiap doa dan usaha yang dilakukan. Istilahnya tawakal lah Neng Alya," kata beliau.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
CARI JASADKU, BU

CARI JASADKU, BU

Ustadz Amir segera mengangkat kedua tangannya lalu membaca taawudz, surat an-nas, al-falaq, ayat kursi dengan suara keras dan diakhir dengan doa mengusir jin dan syetan kafir. "A‘udzu bi wajhillahil kariim wa bi kalimatillahit tammati lati la yujawizuhunna barrun wala faajirun min syarri maa yanzilu minas sama’i, wa min syarri ma ya‘ruju fiha, wa min syarri ma dzara’a fil ardhi, wa min syarri ma yakhruju minha, wa min fitanil laili wan nahari, wa min thoriqil laili wannahari, illa thariqan yanthiqu bi khairin, ya rahman." Btary Ayu menjerit dengan keras dan menghilang menjadi asap. Damar dengan terengah-engah mendekat ke arah ustadz Amir.
1017.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 619 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

Akhirnya dengan menahan tawa sekuat tenaga, kuceritakan bagaimana caraku mendapatkan tanda tangan itu meskipun sesekali tawa ini masih menyembur begitu saja. "Ya Tuhan ... kenapa kamu jadi seperti itu, Vit?" ucap Aulia tak percaya dengan apa yang kulakukan. Karena sahabatku itu tahu betul bagaimana diriku. Tak mungkin sekali jika melakukan hal yang bisa terbilang jahil dan tak masuk akal. Aku mengangkat kedua bahuku sebagai jawaban atas pertanyaan Aulia.
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 952 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

ujarnya manja. "Siap Bidadariku," jawab Arjun bersemangat. "Sebutkan surrah apa yang ingin kau hafalkan?" tanya Arjun. "Nggak tahu Om." "Gimana kalau surrah An-Nas, surrah Al Ikhlas dan Surrah Al Kautsar?" tawar Arjun. "Iya boleh," sahut Nayna.
1012.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Ayu meleleh, Baaannggg . Dengan tangan masih di atas stie, Abang menarik napas. Memulai nyanyiannya. If our love was a fairy tale (Andai cinta kita adalah dongeng) I would charge in and rescue you (Aku pasti kan menerobos masuk dan menyelamatkanmu) On a yacht baby we would sail (Di atas sampan, kasih, kita kan berlayar) To an island where we’d say i do (Ke sebuah pulau di mana kita kan menikah)
10102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai lirik tawasul aulia
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Baca Semua Ulasan
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

“Darah di atas salju, baja beradu baja... Serigala melolong saat musuh binasa... Janganlah ragu, janganlah kau buta... Takhta ini milikmu, di atas bangkai mereka...” “Alaric! Demi para leluhur, apa yang kau lakukan?” Aurelia muncul di ambang pintu, menatap suaminya dengan ekspresi antara ngeri dan ingin tertawa. “Aku menyanyi, Aurel. Ini lagu 'Nyanyian Lembah Hitam'. Sangat efektif untuk membakar semangat pasukan,” Alaric membela diri, meskipun Laurent kini menangis semakin histeris, seolah ketakutan mendengar lirik tentang bangkai musuh.
8.812.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai lirik tawasul aulia
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status