200 Hari Jadi Pacar Pura-pura Pewaris Tampan
Lia menarik napas pelan, memegang ponsel di tangannya yang menampilkan kalimat panjang berisi ucapan selamat ulang tahun. Semua orang sudah memberi ucapan: Oma, Mama, dan Julian.
Sekarang, giliran Lia.
Ia menjadi yang terakhir, penutup, dan tentu saja orang penting. Maka dari itu ia gugup setengah mati.
“Maaf, ya. Nggak sempat ditulis, cuma diketik aja.”