KAKEK TUA itu SUAMIKU
Malam tadi aku sudah menghubungi pihak salon, untung saja kartu nama yang dulu diberikan waktu meriasku saat ke acara Mbak Tania masih aku simpan.
Segera aku masuk dan mencari orang yang bernama Fahri sesuai perintahnya semalam.
"Halo Mbak Seva, saya Fahri," ucap laki-laki yang tak asing bagiku.
"Kamu? Ah, Maaf." Aku sampai pangling dengan laki-laki di depanku. Laki-laki berparas tampan, kulit putih dan rambut pirang yang pas membuatnya seperti idola Riska—Bang Jimin.