Ketua Geng itu Suamiku
"Sekarang ini kita masih khusus buat motor gede karena yang ngerti mesin-mesin kayak gini belum banyak. Pegawainya masih dikit, jadi sementara kita bantu-bantu pas ada waktu luang."
Gue manggut-manggut, bener-bener kagum sama mereka. "Wah, keren kalian, mandiri banget! GGS bukan sekadar geng motor, tapi geng motor yang punya masa depan!"
Gue lalu berdiri, mata gue tertarik pada sesuatu di dinding. Ada banyak foto yang dipajang dalam bingkai kayu, membentuk semacam timeline perjalanan mereka.