Terjerat Pesona Papa Sahabatku
Kini, merawat dirinya yang penyakitan.
“M-maafkan Mama ya, Sayang. Karena penyakit Mama kamu tidak bisa menikmati usia mudamu dengan bahagia,” gumam Amelia dengan berkaca-kaca.
Perkataan Mamanya seperti menusuk ke jantungnya, ia menggenggam tangan ringkih itu dengan pelan.
“Aurora merasa tidak direpotkan sama sekali, Ma. Yang terpenting Mama sehat dan kita bisa berkumpul kembali di rumah.”