Limerence
Dia mendesah pelan, merasa bersalah menolak permintaan adik kesayangannya, namun Adelia pasti sudah menunggu dengan kesal.
"Ca, Mas mau makan siang sama Mbak Adelia. Kalo kamu mau gabung nggak apa-apa, Mas akan senang." Abian paham ada ketegangan antara keduanya, entah apa masalahnya. Dan Abian berharap keduanya bisa akrab.
Terdengar helaan napas panjang dari seberang. "Oh, ya sudah aku pulang saja. Sekarang waktu luang Mas cuma milik Adelia!"
Hot Chapters