The Sad Angel Geana
teriakku menatap pintu dimensi yang pelan-pelan tertutup, aku ingin berlari masuk ke dalamnya, namun Ren menahanku.
Aku telah mengingat semuanya, Amorlah orang yang selalu menemaniku, dia membuatku merasakan kebahagian. “Tidak! Kenapa lagi-lagi mereka memisahkan kita!” teriakku tidak dapat menahan kekesalanku. Hatiku begitu sakit, aku akhirnya mengerti kenapa kematian seseorang di duniawi selalu dipenuhi tangisan, di waktu menyadari seseorang yang kita sayang menghilang, rasa kehilangan inilah yang membuat kita tidak dapat mengendalikan pikiran menuju arah negatif.
“Geana, hiduplah dengan bahagia.” Aku medengar suara samar-samar Amor, apakah kamu sedang berbicara denganku, Amor?
Bab Populer