Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Sandra mendongak sambil menghapus air matanya dan menatap Lia dengan tajam.
Lia tersenyum lalu berkata, "Dasar air mata buaya. Aku tahu kamu berpikir apa yang kamu lakukan adalah demi cinta. Tapi kamu harus mengerti, San, cinta yang didasarkan pada kebohongan dan pengkhianatan tidak akan pernah membawa kebahagiaan. Apa yang kamu rasakan sekarang adalah obsesi, bukan cinta."
Sandra merenggut, wajahnya merah padam. "Elo pikir dirimu siapa, hah? Elo cuma wanita kampungan dan miskin yang berhasil dinikahi Heri!"