Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selubung Memori

Selubung Memori

Wajahnya penuh bintik, dan rambut pendeknya dipaksa pirang—yang cukup membuatnya sangar, tetapi lucu. Lavi mendesis, mengutuk kedatangannya. “Siapa?” tanyaku. “Lukas,” kata Kara. “Peringkat tiga seni berpedang. Jangan hiraukan.” “Oke,” kataku. Aku tidak menghiraukan itu, dan dia semakin terpancing dengan kata-kata lain yang sebenarnya cukup menyinggung. “Hanya karena darah murni, kau berani langsung menantang Kapten terkuat? Kau harus sadar posisimu! Dia pikir hanya sesama darah murni yang bisa menghadapinya!”
1018.8K viewsOngoingAdded to Library 506 Times as luka cambuk
Read
+Library
Raja Dunia Bela Diri!

Raja Dunia Bela Diri!

Cambuk petir ini tidak hanya mengandung kekuatan petir, tetapi juga kekuatan penyatuan dan kelumpuhan. Jika benar-benar mengenai seseorang, cambuk itu cukup untuk melumpuhkan seluruh tubuh. Setelah itu, ia akan memotong tubuh orang tersebut seperti pisau. “Jika hanya ini kekuatanmu, aku khawatir itu tidak cukup,” kata Que Cheng dingin.
9.548.9K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as luka cambuk
Read
+Library
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

ucap wanita bertopeng. Wanita itu kemudian mengambil sesuatu dibalik jubah panjangnya yang berwarna hitam, sebuah cambuk merah dengan mata pisau tajam di ujungnya. “Hahaha, sudah kuduga, kau Si Cambuk Beracun dari perguruan Tapak Racun,” Ki Cokro kembali tertawa, dia segera mundur 40 depa, berikut dengan semua tubuh tiruannya.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as luka cambuk
Read
+Library
LUKA

LUKA

Semua hancur, cinta yang dimiliki Nara hancur, persahabatan yang Nara miliki hancur menyisakan satu kata di hati . LUKA. ***
87.7K viewsOngoingAdded to Library 284 Times as luka cambuk
Read
+Library
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Tiba-tiba … JLEEBBB … Sebuah tikaman dari si botak masuk di pinggang sebelah kiri Eguh, sehingga membuat Eguh memajukan perutnya ke depan. Lalu Eguh menoleh ke arah kiri, tenyata preman berkepala botak menikamnya dengan menggunakan pisau lipat. BRUKK! Eguh pun roboh ke depan sambil memegangi pinggannya yang terluka akibat tusukan.
96.4K viewsOngoingAdded to Library 242 Times as luka cambuk
Read
+Library
Luka Cinta Aluna

Luka Cinta Aluna

Mengikuti langkah, mereka berjalan beriringan. Masih mengatur napas, Lilis berucap, “Kalau hanya membully dengan ucapan aku tidak masalah. Aku akan membalas jika mereka sudah menyentuhku. Memangnya kamu tidak tahu, Aluna, aku masuk di sini karena beasiswa pernah juara dua lomba karate tingkat nasional.” Aluna tersenyum, “iya aku tahu, tetapi sekarang aku sedang tidak butuh teman!” raut wajah yang tenang dalam berucap, namun terdengar tegas.
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as luka cambuk
Read
+Library
Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Pewaris Ilmu Iblis dan Dewa

Matanya menyipit, dan dengan satu gerakan cepat, ia mengayunkan tangan ke udara. Dari balik jubah hitamnya, keluar cambuk berduri berwarna hitam legam, tampak seperti ular iblis yang kelaparan. Cambuk itu berdesis di udara, mengayun ganas dengan ujung-ujungnya yang tajam beracun, meluncur ke arah Kevin seperti kilat yang hendak mengoyak langit.
1052.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as luka cambuk
Read
+Library
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

--- Pengorbanan Tak Terduga Sementara itu, Clara memimpin kelompok tiga. Misi mereka berjalan lancar hingga mereka mendekati gudang utama. Salah satu anggota tim tanpa sengaja menginjak jebakan, memicu ledakan kecil yang membuat mereka ketahuan. “Cepat berlindung!” teriak Clara. Tembakan mulai terdengar. Clara dan timnya terjebak dalam baku tembak sengit.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as luka cambuk
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

sahut Jalu membenarkan pandangan Eyang Bardasena. "Dan yang mengerikkan adalah senjata 'Cambuk Guntur Neraka' di tangan pemuda baju hitam itu, Jalu. Itu adalah pusaka paling terkutuk yang pernah ada di jagad ini! Mendiang Eyang Guruku sesepuh Wongso Joyo pernah bercerita, tentang 'Cambuk Guntur Samudera' yang mengerikkan itu. Kabarnya cambuk itu bisa membelah lautan Jalu," ujar Eyang Bardasena, kuduknya mendadak berdiri mengingat kisah itu. "Sehebat apapun angkara murka pasti ada tandingannya Eyang sepuh," sahut Jalu tersenyum . Dia sama sekali tak gentar mendengar kehebatan 'Cambuk Guntur Samudera' itu.
1024.5K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as luka cambuk
Read
+Library
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

"Diam! Aku benci kata-kata itu aku adalah anak dari papa dan akan selamanya anak papa sedangkan anak buangan itu adalah anak yang ditinggalkan begitu saja sama papa tapi dia mendapatkan seluruh harta dari Adam grup harta yang seharusnya menjadi hak dari orang tuaku. " "Aku bersumpah Alisia, Aku tidak akan pernah membiarkan kamu menyakiti keluargaku Aku akan mencoba untuk bangkit dan sembuh. "Ancam devan membuat Alisia sama sekali tidak takut padanya apalagi melihat kondisi Devan yang tidak bisa kemana-mana tifan mengalami kelumpuhan hampir beberapa tahun, belum lagi dia memang pernah koma. "Sudahlah, percuma berdebat dengan orang lumpuh seperti kamu karena kamu tidak bisa mengatakan berbuat
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 389 Times as luka cambuk
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status