Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duka Cita

Duka Cita

“Kamu mau perkosa aku lagi? Atau, kamu mau bunuh aku sekalian? “Apa?” Laura mencengkram bahu Pandu. Menarik napas dalam-dalam, dan membuangnya secara perlahan melalui mulut. Sembari terengah, Laura kembali melanjutkan ucapannya. “Mas Pandu sudah … Mas … kamu.” “Ra.” Pandu lantas mengumpat. Melepas tangan Laura dari bahunya, kemudian berbalik. “Jangan dengarkan Cita. Dia begini karena—“
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

Luka di telapak tangannya, tempat ia mengalirkan darah murni ke altar naga tadi, bukannya menutup justru mengeluarkan uap panas yang membara, mencairkan salju di bawah kakinya hingga membentuk lubang kecil yang menguap. "Aku... aku merasa seperti sedang terbakar dari dalam, Ling Er," geram Liang Xiao. Suaranya terdengar sangat serak, bergetar dengan gairah dan kekuatan mentah yang seolah siap meledakkan setiap inci otot di tubuhnya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

“Dia punya sopir pribadi. Namanya Damar. Orangnya loyal, tapi bisa dibujuk.” Raka menekan pedal gas. “Kalau gitu, kita cari mereka dulu sebelum Claudia sempat kabur ke luar kota.” Sementara itu, di dalam rumah megah di pinggiran Lembang, Claudia berdiri di depan jendela besar, memandangi kabut malam. Inkubator kecil diletakkan di meja kayu di dekat perapian. Di dalamnya, bayi mungil itu tidur dengan alat bantu napas kecil.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
DALAM DEKAP LUKA

DALAM DEKAP LUKA

Agra, yang juga tampak babak belur dan terengah-engah, berdiri mematung sejenak, menatap hasil perbuatannya, sebelum akhirnya berbalik dan menghilang dalam kegelapan lorong parkir. “Boss!” panggil Lukman, suaranya dipenuhi kecemasan. Ia berlutut di samping sang CEO, menepuk-nepuk pipi Ghaidan dengan lembut. “Tuan Ghaidan, Boss! Kamu dengar aku kan? Sadarlah!”
875 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

“Aku pernah diancam untuk diam. Tapi hari ini aku bicara. Bukan karena aku tidak takut, tapi karena suara kami terlalu lama dipaksa bungkam. Kini saatnya kami bersuara.” Tepuk tangan meledak. Beberapa peserta bangkit berdiri. Dan di antara mereka, seseorang menitikkan air mata. Seorang perempuan muda—baru keluar dari dunia gelap, membawa bayinya yang masih merah—mencatat nama “Rumah Luka” di bukunya. ⸻
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Wedding Doll [INDONESIA]

Wedding Doll [INDONESIA]

ucapnya sembari melayangkan satu pukulan dengan cambuknya. CTAR Berulang kali tanpa memperdulikan teriakkan Luna, tidak sampai di sana, lelaki itu juga menghidupkan lilin lalu mengarahkan apinya pada tubuh Luna, memberikan akses pada kerak lilin agar terjatuh di atas tubuh Luna.
9.967.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Legenda Naga Langit

Legenda Naga Langit

Kecepatan keduanya dalam membangun serangan bak sebuah kilatan cahaya yang saling berbenturan, manusia biasa niscaya tidak akan mampu untuk melihat dan menyaksikan pertarungan keduanya. "Cambuk Sukma Iblis" Cambuk di tangan Arpidana dengan cepat di selimuti angin berbalut aura hitam pekat dan mampu mengintimidasi setiap orang yang melihatnya. Tubuh Abinawa berkeringat dingin, dia merasakan jika kekuatan yang ada pada cambuk itu sangat besar, tubuhnya bisa saja terbelah menjadi dua bagian jika gagal mengantisipasi serangan itu.
9.7174.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai luka cambuk
Tampilkan Ulasan (47)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Herman
min Abimana sudah banyak dapat warisan dan pelatihan, kok masih kesusahan melawan pendekar2 yang se usianya, contohnya di sayembara. kesannya kayak tidak ada prningkatan setelah dari dunia siluman, padahal sudah dapat banyak warisan dan pengalaman waktu di dunia siluman mestinya menang lebih mudah
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Cambuk itu lumayan panjang. Saat tubuh Jaka hampir sampai hadapan Resi Jaya Dipa, sambil melesat Kresna Andika mengibaskan cambuk nya ke arah Jaka Geni. Terdengar suara cetar dari cambuk merah milik Kresna Andika. Jaka berkelit dari serangan cambuk. Yang dia incar saat ini adalah Resi Jaya Dipa!
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 443 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Kemudian menutup buku yang sejak tadi ada di pangkuan telapak tangannya. “Aku Harus membuat yang lainnya seseorang menyuruhku membuat hal aneh dan baru hingga aku tidak bisa memejamkan mata.” Dia melirikku, menusuk perasaanku yang telah menahan waktunya. “Aku suka berbagai camilan Mana atau hal lainnya yang kau tahu itu.” Aku mengangguk memahami kodenya. Begitulah Luke, seorang budak uang yang memiliki pandangan teguhnya sendiri.
9.883.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai luka cambuk
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Para penonton bersorak-sorai sekejap, lalu terdengar suara gong ditabuh agak sember, Bongngrr. Cakar Bintara menggunakan tombak bergagang hitam dengan bagian atasnya adalah sebilah golok lebar sedikit melengkung. Sedangkan orang kurus yang disebut si Cambuk Keramat itu hanya menggunakan senjata cambuk panjang yang ujungnya diberi pisau kecil. Keduanya sekarang sedang saling bergerak memutar mencari kesempatan lawannya lengah untuk segera diserang.
1028.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 820 kali sebagai luka cambuk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status