FIORE
Wajahnya yang oval dan tirus, kedua mata yang tajam berwarna coklat dan juga memiliki postur tubuh yang tinggi.
“Begitulah,” kata Iris. “Aku pikir tidak ada siapa-siapa,”
“Bukankah aku sudah bilang akan menunggumu di sini?” kata Max, tertawa pelan. Pemuda tersebut mengajak Iris ke sebuah ruang kerja tepat di sebelah pintu masuk dimana berbagai botol kaca, timbangan, beberapa bubuk plester, dan alat penumbuk, bersama dengan botol berisi cairan, tanaman herbal yang terlihat asing, dan gelas kaca berisi cairan mendidih di atas botol kecil dengan sumbu berapi. Iris masih menatap sekelilingnya dan ekspresi kekaguman jelas tertera di wajahnya. Deretan rak yang tinggi berisi botol-botol kaca dan ba
Hot Chapters