Tetanggaku Maduku
Dia tidak mungkin menelepon Nia karena kemarin sudah izin tidak masuk.
Nada sambung terdengar, dari seberang sana seorang wanita yang menjadi racun menyapa dengan jumawa.
"Hai, Madu. Kamu pasti kangen sama suamimu, ya? Eh, suami kita maksudku. Haha."
Ayu bungkam. Bibirnya bergetar menahan amarah.
"Katanya, kamu rela jika harus kehilangan Mas Rahman, kan? Jadi, aku kabulkan."
Hot Chapters