Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mencuri Calon Suami Adikku

Mencuri Calon Suami Adikku

Semua selesai, Maeve sendiri juga berjanji—sambil menangis—untuk tidak lagi muncul di sekitar York, maupun kalangan aristrokrat. Martell percaya, karena tahu Maeve selalu jujur. Gadis itu, selain polos, pola berpikirnya juga sederhana. Ia tidak akan punya niat jahat, dan mudah sekali kagum pada apapun yang dibawa Martell. Karena itu Martell hampir selalu membawakan hadiah saat mereka bertemu, agar bisa melihat bagaimana mata Maeve yang kecoklatan itu melebar dengan takjub—terlihat semakin cantik.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 419 Times as maeve wiley
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

tegurnya, dan Dara terbahak. Tanpa mereka sadari, tidak jauh dari tempat mereka duduk, seorang wanita dengan topi dan kacamata hitam, sedang memperhatikan dan berencana mengikuti mereka berdua. Mona sungguh meradang, melihat tingkah mereka berdua. Beberapa saat lalu, ia sudah mendapatkan sebuah e-mail berisi tentang semua informasi seorang Dara Ameera. Setelah ia membaca semua itu, ia semakin merasa jijik kepada Dara dan mengklaim jika Dara tidak cocok untuk Danu.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as maeve wiley
Read
+Library
Perfect Partner

Perfect Partner

Olyne senang melihat orang yang mencoba bersaing dengannya terbunuh. Beberapa waktu lalu dia telah dilukis oleh Maevea. Olyne tidak akan bertanya-tanya kenapa wanita seperti Maevea bisa menikah dengan Rael, wajah Maevea adalah wajah penggoda alami. Sosok dan penampilannya sangat mengesankan. Selain itu kepribadian Maevea juga seperti seorang wanita dari keluarga bangsawan. Dia jelas tidak seperti kebanyakan wanita muda dari keluarga kaya yang sembrono dan sombong. Maevea selalu tampak tenang dan berhati-hati dalam tindakannya. Untuk Maevea, Olyne sendiri telah menyiapkan skenarionya. Dia hanya perlu memainkannya dan lihat apakah Rael akan bisa menerima istrinya yang telah disentuh oleh pria
10122.3K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as maeve wiley
Read
+Library
Karrie Karina

Karrie Karina

seru si wanita dewasa yang duduk di hadapan monitor. Mereka diam. Diam. Diam merayap. "Itu siapa?" tanya wanita dewasa yang di depan monitor, menunjuk seorang wanita paruh baya yang terlihat di monitor. "Itu ...." Remaja perempuan mendekat, menopang tubuh pada meja. Kepalanya mendekat ke monitor sedekat mungkin, memicingkan matanya agar dapat melihat jelas. "Bu Yosi?"
102.9K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as maeve wiley
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Tapi dia mencoba sekuat tenaga, memaksakan dirinya agar bisa mengangkat kepalanya dan dia melihat Bik Enah, seorang wanita paruh baya yang berprofesi sebagai kepala pelayan di mansion. "Ya ampun, nyonya!" Enah terpekik. Lalu dengan sigap Enah membantu Mawar berdiri, dia ingin menangis melihat keadaan majikannya sekarang. Mawar berjalan tertatih-tatih di bantu oleh Enah, badan nya begitu lemas, kepalanya sangat pening dan badannya menggigil kedinginan. "Bagaimana, Bibi bisa tahu aku ada di sini?" Mawa terus memaksakan kakinya melangkah.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as maeve wiley
Read
+Library
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

"Dari tadi aku banyak bicara, fapi kamu menanggapinya begitu saja. Apa yang sedang kamu pikirkan Mae?" Mae meneguk segelas wine dalam genggamannya. Kemudian dia duduk dengan tegak membalas tatapan Jeysi yang memicing ke arahnya. "Aku sedang berpikir apakah lebih baik kita lupakan saja mereka. Hidup dengan identitas baru membuatku sudah merasa cukup tanpa harus melakukan balas dendam," ungkap Mae. "Apa kamu lupa kalau yang membuatmu celaka adalah Marvel, suami sah yang mencoba membunuh istrinya sendiri agar bisa kembali kepada wanita bernama Abriel!"
1046.5K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as maeve wiley
Read
+Library
Vivian

Vivian

"Apakah kau tahu rasanya menjadi calon Pengantin pria tua licik? Yang mampu membunuh siapa saja?" "Aku memang tak pernah berada di posisi itu, tetapi aku mengerti perasaan wanita-wanita ...." Perkataan perawat terpotong saat Vivian melerai tangannya dengan kasar. "Omong kosong!" Vivian membelakangi perawat. Ia duduk di tepi pembaringan. Berpikir, bagaimana caranya dapat kabur membawa Aglo. Ia melirik makanan di meja. Lalu, meraih dan mulai mencicipi. "Kuharap tak ada obat bius di dalam makanan ini," imbuh Vivian tanpa menatap perawat yang masih berdiri mengamatinya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as maeve wiley
Read
+Library
Nayla

Nayla

Lalu melihat Bu Maya sedang berjalan me-razia murid di seberang. "Lo pergi ke UKS sekarang. Pinjem sepatu yang lagi sakit di sana." Beca memberi saran. Nayla pernah kena hukuman Bu Maya, guru yang terkenal paling killer di sekolah. Guru fisika plus BP itu sangat tidak suka murid yang banyak alasan.
9.420.1K viewsCompletedAdded to Library 722 Times as maeve wiley
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
4.9K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as maeve wiley
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status