MARRY ME, OM DUDA!
"Dewa sendiri yang ngabarin Mama. Si kembar juga kasihan kalau harus dibawa ke Surabaya. Lagipula ada kamu ini."
"Oh begitu ..."
Nilam menarik nafas dalam, "Andai aja Mauren masih hidup, pasti si kembar jauh lebih riang. Dewa juga nggak sibuk sama kerjaan."
"Maksud Mama?"
"Semua orang di komplek ini juga sadar, Nai. Dewa itu sengaja sibuk kerja untuk ngelampiasin rasa sedihnya. Dulu, walaupun sibuk kerja, Dewa bakalan tetap di rumah ketika hari libur. Nggak peduli sesibuk apa dia," Nilam menghembuskan nafas pendek, "Setelah kematian Mauren, dia benar-benar jarang di rumah karena sibuk kerja. Bahkan diawal-awal, dia pulang dalam keadaan mabuk sampai Sus Tari harus minta tolong sama satpam kom
Hot Chapters