Malam pertama
, sang nenek semakin memiripkan wajah wanita didepanya dengan Maya, bahkan tanpa dimiripkan pun telah terlihat jelas mereka seperti orang yang sama hanya tanda lahir didagu yang menjadi pembedanya, nenek jadi teringat sesuatu pasal itu Maya kan memiliki saudara kembar atau jangan-jangan diadalah orangnya nenek sangat yakin akan hal itu, karna beberapa tahun terakhir meski ia tua namun bukan berarti pelupa sepenuhnya, saat itu ia bertemu dengan ibu kandung Maya
Ia mulai menceritakan semuanya, dari Maya hingga Marissa yang ternyata mereka adalah saudara kembar namun beberapa saja yang nenek ketahui, ibu Maya lebih dulu pamit karna kesibukanya jika kalian bertanya bagaimana rupa dari orang tua
Sikat na Kabanata