Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dua orang sahabat kini sedang menikmati acara makan siang di sebuah food court yang berada di mall. Mereka memilih makanan cepat saji untuk makan siang hari itu mengingat waktu mereka tak banyak. Di sela-sela menunggu pesanan tiba, mereka saling bertukar cerita untuk membunuh waktu. “Bagaimana perasaanmu?”
10147.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Be My Princess Adibrata

Be My Princess Adibrata

"Ayo semangat, pesanannya tinggal sedikit lagi dan habis itu kita ke toko es krim lalu makan bareng, mau kan?" "Serius kita nge-date?" tanya Adnan begitu girangnya dan Aristela langsung menyubit perutnya. "Nge-date apanya? Makan berdua bukan berarti nge-date sayangku." "Ya elah, gengsi amat sih, Kak? Kapan lagi bisa makan berdua bersama orang ganteng, apalagi kalau sepiring berdua, wow itu terasa luar biasa dan juga langka tentunya, apalagi pesona Adnan akan menjadi titik perhatian para wanita di sana," balas Adnan dengan sebelah kedipan matanya.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
The Return Of Blood Moon Pack

The Return Of Blood Moon Pack

Kamipun sepakat memilih steak untuk makan malam, Susan dan Liam duduk bersebelahan, bersebrangan denganku yang duduk bersebelahan dengan Alex, terkesan kami sedang melakukan double date. Aku memalingkan wajahku ke arah jendela kaca, melihat ramainya lalulintas dibawah sana saat dua sejoli itu tak henti hentinya memamerkan kemesraan mereka, atau mungkin aku yang belum terbiasa dengan kehidupan disini yang bebas, bertolak belakang dengan kehidupanku di Indonesia sana.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Berubah cantik

Ketika Istri Berubah cantik

"Lah kamu mana? Cuma satu piring saja?" "Enggak Bang Rein, El lagi diet," ucap Eliana pada Reindra. "Diet apaan orang kurus gitu? Makan berdua ya? Bukankah kita dulu sering makan berdua?" "Tapi...?" "Ga ada tapi-tapi sini." Eliana tersenyum. "Baiklah." Mereka menikmati satu piring berdua, sambil ditemani embusan angin di gazebo belakang rumahnya. Entah ada yang lain dari dalam hati Eliana saat bersama Reindra.
1065.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Malam Penuh Gairah Bersamamu

Malam Penuh Gairah Bersamamu

“Aku bisa makan sendiri. Kamu juga makan. Kita makan sama-sama.” Tania mengangguk. Sebenarnya, ia sudah makan siang. Namun, ia juga mau mencoba masakan yang ia buat. “Lebih enak karena bisa makan berdua denganmu,” imbuh Rafael tiba-tiba. Tania membalas dengan senyuman. Ia terdiam sesaat sebelum berhenti mengunyah. “Selain aku … apa ada yang menjengukmu?” Tania bertanya hati-hati.
1015.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
REKENING RAHASIAKU

REKENING RAHASIAKU

"Iya, Tuh, padahal aku nungguin diajak makan di luar, loh. Kamunya malah kongkow sama teman." "Iya, iya, aku salah, entar kita makan di pinggir jalan lagi, yuk. Malem tapi biar romantis." "Janji, ya? Awas kalau boong!" "Eh, pulang dulu, yuk. Mas pengen, nih," bisikku. "Apaan, sih!" Aku tertawa saat dicubit Mita. Ternyata bahagia itu sederhana. Tak harus berlimpah harta, bisa jalan dan makan berdua gini aja luar biasa senangnya.
9.211.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Perfect Younger Husband

Perfect Younger Husband

Kini Retta tahu bagaimana cara menghabiskan makanan yang diambilkan sang mama. “Kenapa harus sepiring berdua?” tanya Rylan bingung. “Karena … karena ini keinginan anak kita.” Retta tersenyum. Dia tidak mau sampai makan sebanyak ini sendiri. Kalau menyangkut anak, tentu saja Rylan tidak akan melepaskannya. “Baiklah.” Rylan dengan senang melakukannya. Karena memang dia ingin yang terbaik untuk anaknya. Akhirnya Retta makan bersama Rylan. Mereka menikmati makan berdua. Namun, baru beberapa suap Retta sudah kenyang.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Bukan Sekadar Pengasuh

Bukan Sekadar Pengasuh

Padahal uang tidak akan turun dari langit begitu saja, uang tidak akan mencari siapa pemiliknya. Setelah makanan sampai, Nindy dan Faiz menikmati makanan mereka. Saling berbagi dan menyuapi satu sama lain seperti saat mereka berpacaran dulu. Hal yang paling menyenangkan adalah ketika makan bersama dan menghabiskan waktu berdua meski tanpa tujuan yang jelas. Sayangnya itu masa lalu, sekarang mereka berdua memiliki tujuan yang sama. Ditengah kejauhan tanpa disadari oleh Nindy dan Faiz, mereka sedang diperhatikan oleh seseorang dari meja yang tak jauh dari mereka.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Jeratan Mantan Suami

Jeratan Mantan Suami

Jadi masakan restoran itu cocok untuk mereka berdua. Mereka sudah menikah selama satu tahun, tapi ini pertama kalinya mereka makan berdua di luar. Selama satu tahun ini, Zola ingin makan berdua dengan Boris. Namun, dia tidak ingin mengajukan permintaan seperti itu kepada Boris, karena takut ditolak. Dia juga takut akan membuat pria itu kesal karena merasa dia terlalu menempel. Selama makan, keduanya diam saja. Saat makan di rumah Boris juga sering makan dengan tenang. Jadi sudah menjadi kebiasaan baginya.
9.5223.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

Dalam Rengkuhan Hasrat Kakak Ipar

"Hmm... empuk banget, Mas! Kamu memang jagonya kalau soal manggang daging." Saling menyuapkan makanan menjadi cara mereka berkomunikasi tanpa banyak kata. Setiap suapan diiringi dengan tatapan penuh arti dan senyum simpul. Dewa sesekali membersihkan sudut bibir Lily dengan ibu jarinya, sebuah gerakan sederhana yang terasa sangat intim. "Mas tahu nggak?" tanya Lily di sela-sela makan malam mereka. "Waktu kita makan berdua seperti ini, aku merasa semua kebisingan di luar sana benar-benar hilang. Aku sangat menikmati momen kita berdua ... benar-benar cuma ada kita."
9.7279.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai makan berdua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status