KURELAKAN SUAMIKU UNTUK MANTANNYA
"Ambil wudhu, baca kitab suci, nanti inshaallah akan mudah untuk tertidur. Lagi pula aku juga takut khilaf, jika berduaan dengan kamu di sepanjang malam, saat suasana sedang sepi seperti ini."
Lagi, aku melihat ke arahnya. Aku berusaha mencerna, tentang apa yang dia katakan. Dia bilang takut khilaf. Apa maksudnya? Bukankah dia masih perjaka? Belum tahu rasanya seperti apa? Biasanya seseorang yang belum pernah begituan, pikirannya tidak akan seliar itu. Atau jangan-jangan, dia sudah pernah melakukannya?
"Maksud kamu, apa?"