Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

53. Terjebak Cinta Terlarang Kedatangan Mantan Penulis : Lusia Sudarti Part 53 "Eh si Mamang, gak usah lirikin Mamaku terus!" ujar Anjani sambil mencibir si Mamang bakso. Aku merasa tak enak hati dengan Mamang bakso. "Husstt gak boleh gitu," ujarku mengingatkan kepada Anjani.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

cibir Marta. "Eh, ya mungkin saja. Lah, ibu sultan juga masuk pasar kan? Pasar mah tempat umum. Mau sultan, mau raja. Sah sah saja masuk pasar. Ya nggak, Mbak?" tanya si mamang dengan senyum genitnya pada Silvia membuatnya begidig nyeri. "Ini semua berapa?" tanya Marta saat meminta si mamang menghitung jumlah belanjaan itu.
21.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 589 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Istri yang Dijajakan Oleh Suami

Istri yang Dijajakan Oleh Suami

’’ Desi datang membawa dua mangga berukuran besar. ‘’Siapa yang pesan mangga muda? Kamu?’’ Mama melirikku langsung, karena, mama tidak menyukai mangga yang masih mentah. ‘’Iya, Ma. Nggak tahu kenapa lagi pengen yang asem-asem.’’ ‘’Nanti kita cari di tepi jalan dan kalau nggak dapat, ntar si Linda mama suruh ke pasar cari mangganya.’’ Betapa beruntungnya aku mendapat mertua seperti mama. Menganggapku seperti anaknya sendiri dan ketika menginginkan sesuatu pasti selalu diusahakan.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Selama tujuh tahun bersama, hal ini sudah hampir menjadi kebiasaanku. Saat sedang menunggu, aku menerima panggilan telepon dari luar negeri. Telepon itu dari lawan negosiasiku yang terakhir, yang juga merupakan kakak tingkatku. Suara kakak tingkatku terdengar lembut. Dia tertawa kecil sambil berkata, "Amara, bagaimana pendapatmu soal tawaran bergabung dengan DM yang aku sampaikan waktu itu?" "Grup Faresta masih terlalu kecil. Nggak sebanding sama bakat yang kamu miliki."
13.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Govan terkekeh. “Paman kejam.” Nabila mendelik. "Demi keponakan cantikku juga." Govan mengangkat bahu. Pipi Nabila memanas, tapi ia pura-pura fokus pada makanannya. "Oh ya makannya jangan banyak-banyak, harus di batasi juga." Govan mengambil mangkuk salad di hadapannya. "Eh... Paman!" Nabila merengek merebut mangkuk salad itu dan Govan tertawa puas mengerjai Nabila.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

Bahkan anak kecil itu merentangkan tangan sepertinya minta di gendong. Aku mengangkat tubuh itu lumayan berat, aku sangat gembira saat permen itu sudah jadi. "Berapa Mang?" tanyaku ke Mamang permen kapas. "Murah banget 15 ribu aja Neng," balas Mang permen kapas itu. Aku mengangguk memberikan uang 50 ribu, gapapa rezeki untuk Mamang itu. "Ambil aja Mang, makasih ya," kataku di mana Mamang itu merasa senang.
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

“Mau taruhan nggak?” Chu Nan berkata dengan nada menggoda. “Taruhan apa? Ayo, bilang!” “Yang kalah panggil yang menang 'Ayah'.” Wajah Wang Mang langsung menghitam. Astaga, lagi-lagi panggil ayah. Bocah ini emangnya sehebat itu? Aku nggak percaya! “Terus kamu kasih aku berapa anak panah?” Nada Wang Mang langsung melempem separuh.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

“ Apa maksud Mama?” “Kamu sudah tidak peduli dengan Mama kan, jadi untuk apa Mama bersamamu lagi. Lebih baik Mama pergi untuk selamanya agar kamu tidak menuduh Mama kalau Mama lebih sayang dengan Raga. Mama sudah menyiapkannya. Selamat tinggal, Rama.” “A—apa maksud Mama! Jangan gila, Ma!” “Kamu gila tentu saja karena Mamanya juga gila. Dua puluh menit dari sekarang kamu akan mendengar kematian Mama.”
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

"Pastilah itu. Mereka pasti bisa diandalkan." "Cucumu sudah berapa,Del?" Tanya temannya, Boram tanpa sadar tersenyum canggung saat teman Mamanya melihatnya. "Belum ada. Doakan ya setelah ini menyusul." Jawaban Mamanya membuat Boram tersenyum kecil. "Iya." Teman Mama mertuanya mengelus perutnya yang rata. "Mudah-mudahan nanti dikasih sama gusti Allah ya,Mbak."
9.88.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Nico mengerutkan keningnya bingung, pasalnya tidak biasanya Mamanya banyak melontarkan pertanyaan seperti ini dan rautnya tidak panik sama sekali mengetahui menantunya sedang sakit. "Dia koma," "Syukurlah, Mama harap dia mati saja," Nico tersentak, entah dia salah melihat atau tidak, dia justru melihat senyum sinis tersungging di sana. Mama nya yang biasanya selalu memarahinya karena memperlakukan Mawar dengan tidak baik, Mamanya yang selalu membela Mawar jika dia mempermalukan Mawar di depan keluarga saat tengah ada acara. Tapi saat ini Mama nya menyumpahi Mawar agar mati.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai mamang bet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status