Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Istri Yang Menanti Sentuhanmu

Tatapan Mas Raka mengarah ke Mama yang kini bergabung sama kami. "Ini Ma, Amel ngidam mangga yang nggak matang dan nggak mentah." Jawab Mas Raka. Mama nampak berpikir, lalu mertuaku itu tersenyum. "Tenang nanti Mama carikan." Kata Mama. Mendengar ucapan Mama mataku berbinar. "Iya kah Ma?" "Iya, di restoran banyak pohon mangga, kebetulan lagi musim juga." Sahut Mama.
1031.9K viewsCompletedAdded to Library 765 Times as mamang bet
Read
+Library
Dear Mantan Suami

Dear Mantan Suami

“Kenzi mau enggak ketemu sama mama?” “Mau, Nek. Apa Nenek tahu mama aku ada di mana?” Kenzi tambah penasaran. “Nenek tahu di mana mamanya Kenzi. Mama Kenzi itu orangnya cantik, baik dan pintar masak.” Mata Kenzi berbinar mendengar tentang mamanya. Dia menjadi tidak sabar untuk bertemu dengan sang mama. “Kenapa mamaku kayak tante Dira? Tante Dira itu cantik, baik dan pintar masak.”
4.0K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as mamang bet
Read
+Library
Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

Mencari Om Ganteng Untuk Mamaku

sahut Emilio tegas sambil memandang mamanya. "Kenapa?" "Om Han, itu sudah jadi teman untuk Emil, Ma. Masa' mau di jadikan ayah sih?" "Memangnya kenapa?" "Ma, kalau mama menikah dengan Om ganteng, mau?" Tanya Emilio mendongak ke atas menatap mamanya. "Om ganteng? Siapa?" "Ada deh, besok Emil kenalkan dengan om ganteng ke mama. Oke?"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as mamang bet
Read
+Library
Rahim Pinjaman

Rahim Pinjaman

ucap Mamang dengan logat Sunda yang semakin kental. Netra Anilla menatap sendu pada mamangnya yang tengah memandangi dengan tatapan aneh dan haru. "Neng! Mamang, tahu kamu dari kecil. Ini ada apa, Neng?" tanya Mamang semakin menambah luka pada hati Anilla, pasalnya dia tidak bisa begitu saja mengatakan segala masalah yang tengah menimpanya.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as mamang bet
Read
+Library
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata Butet lagi. "Aduh, Tet, jangan nguping lagi lah, gak baik itu," kataku kemudian. "Aku gak nguping, Mak, orang mamak yang gak bisa bicara pelan," kata Butet. "Siapa Nunung versi Mamak?" tanya Butet lagi. "Nunung itu sapi lomosin betina yang sangat besar, itu sapi pertama ayah kalian, pemberian er a er a, sudah mati sapinya, saat itu kalian belum lahir, " kataku kemudian.
9.8582.4K viewsCompletedAdded to Library 13.4K Times as mamang bet
Show Reviews (66)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Read All Reviews
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

sahut Iparnya lagi dengan usil. “Apa’an sih?” Sondang berteriak malu, sambil mencubit pinggang Iparnya. Dia gemas sekali diganggu seperti itu. Yang dicubit malah tertawa makin keras. “Marga apa, Ndang?” tanya Abangnya lagi. “Nggak ada marganya. Bukan orang Batak,” Mama ikutan menjawab. “Hohh, begitu, ya? Mama setuju?” Mama mengangguk. “Yang penting sifatnya baiklah.”
107.5K viewsCompletedAdded to Library 276 Times as mamang bet
Read
+Library
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

cibir Marta. "Eh, ya mungkin saja. Lah, ibu sultan juga masuk pasar kan? Pasar mah tempat umum. Mau sultan, mau raja. Sah sah saja masuk pasar. Ya nggak, Mbak?" tanya si mamang dengan senyum genitnya pada Silvia membuatnya begidig nyeri. "Ini semua berapa?" tanya Marta saat meminta si mamang menghitung jumlah belanjaan itu.
20.7K viewsCompletedAdded to Library 579 Times as mamang bet
Read
+Library
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

"Nggak usah dibesar-besarkan, Mang. Itu cuma bantuan kecil, kebetulan saja ada posisi kosong." "Tetap saja bagi kami itu besar, Den. Eh, sebentar! Kebetulan tadi Mamang habis dari pasar subuh," Mang Nana dengan gesit mengangkat sebuah kantong kresek merah besar yang sejak tadi ia pegang. "Ini ada sedikit oleh-oleh buat di jalan. Ada buah manggis, ranginang, kue ali, kue cucur, sama seblok pedas kesukaan Den Bram dulu. Jangan ditolak ya, ini ikhlas dari Mamang." Bram menerima kresek itu dengan perasaan campur aduk. "Terima kasih banyak, Mang. Seharusnya Mamang nggak perlu repot-repot begini."
10101.5K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as mamang bet
Read
+Library
Patah

Patah

“Itu boss Papyrus. I said big boss, founder Sastra MediaNesia. Manggala Abipraya Sastradinata.” “Ohh…” Gia mengerucutkan bibirnya. “Terus masalahnya apa lagi?” “Ya gue harus ketemu langsung sama si Mamang.” Hah? Mamang?” “Manggala itu.” “Panggilannya Mamang?” “Katanya dia marah kalau dipanggil Mang, Mamang, tapi ya kalau nggak ketauan kan bodo amat.” “Memang sudah kakek-kakek marah dipanggil Mamang?”
1028.4K viewsCompletedAdded to Library 823 Times as mamang bet
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status