Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri kedua Tuan Salman

Istri kedua Tuan Salman

ujar Aisyah sambil membuka kan kaos kaki suaminya itu. "Iya Ais" sahutnya. Aisyah berjalan ke luar kamar dan pergi ke dapur, Aisyah menyempatkan diri melihat Kanti kakak madunya itu, takut dia membutuhkan sesuatu. "Mbak apa mbak sudah makan" tanya Aisyah. "Sudah Ais, apa kamu bisa membuatkan aku manisan mangga rasanya aku pengen manisan mangga" sahut Kanti.
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 69 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

Kau Duakan Aku, Kubawa Anakmu Pergi

tak peduli badan yang letih karena hari ini bertepatan dengan beberapa kiriman barang yang tentunya membutuhkan tenaga untuk memeriksa barang itu satu per satu. Motor Aisha masuk ke dalam halaman sebuah toko baju. Bersamaan dengan itu, sepasang suami istri beserta anak kecil dalam gendongan laki-laki itu baru saja keluar dari dalamnya. "Hai, kok baru balik sih? Baru tutup ya? Kan aku sudah izin, kenapa ngga ditutup aja?" ucap Aisha setelah melepas helm yang dipakainya. Ia berjalan menuju sepasang laki-laki dan perempuan yang berdiri di ambang pintu.
1056.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Pernikahan Politis

Pernikahan Politis

Akhtar membuka lemari sambil mengecek kuncinya tidak ada yang macet. “Ini sudah cukup, Gus. Saya bukan tipe perempuan yang terlalu menggilai fashion. Bahkan gamis saya hanya empat set sekarang.” Arisha pandangannya masih terkunci pad ataman mini di luar jendela. Taman dengan konsep tropis itu ditumbuhi mawar tanah yang sedang bermekaran. Ada warna merah, pink, orange, kuning, dan putih. Warna mawar tanah yang lengkap.
105.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Dendam Titisan Ashura

Dendam Titisan Ashura

“Beri jalan, dungu! Satu saja kesalahan kalian maka nyawa kita yang jadi harganya!” Di luar Goa Zanitha, Gesang menyentak keras tiap prajuritnya untuk memberikan jalan pada seorang prajurit yang seluruh tubuhnya diselimuti mantel panjang bertudung. Prajurit itu berjalan agak merunduk dengan langkah yang kaku. Sang prajurit sedang mengangkut kendi besar, ukurannya melebihi dua kali tubuhnya, yang dia ikat kencang di punggungnya. Di kendi itu terdapat satu sumbu kecil yang apabila dinyalakan maka akan meledakkan isi dalam kendi itu.
1011.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 322 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

ucap seorang wanita berusia sekitar tiga puluh tahun yang sejak tadi memanggil namanya. Mbak Dina adalah tetangga mereka yang memiliki salon kecil di desa. Hampir seluruh warga menggunakan jasanya untuk merias pengantin. "Ibu di mana, Mbak?" tanya Kanaya. "Di depan," jawab Mbak Dina. Wanita itu kemudian masuk ke kamar Kanaya sambil membawa peralatan rias dan sebuah kebaya putih yang tampak begitu indah. Kanaya menarik napas panjang, lalu berjalan menuju ruang depan dengan langkah yang terasa semakin berat.
10216 viewsOngoingIdinagdag sa Library 6 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

Didepannya terdapat taman kecil dengan nama 'Ai jewellery' dengan warna biru muda, warna favorit Aisyah. "Ayo masuk!" Andaru menggandeng Tangan mungil wanitanya. Seperti biasa, fashion Aisyah saat pergi hanya memakai celana jeans dan kemeja putih yang di padukan dengan sepatu ket putih dan tas selempang hitam.
10113.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

celetuk Umi Aisyah. “Habis anaknya anteng, kalem banget Umi. Kayak Umi. Kalau si Arisha kelihatan semangat banget. Kayaknya dia bakalan nurunin sifatnya si Quila, deh.” “Salah sendiri pake ngidam suruh emaknya yang manjat pohon mangga,” sinis Azzam. “Namanya juga ngidam, Mas.” Suara salam dari luar terdengar nyaring. Rupanya ketiga Aslan pulang demi untuk melihat adik kembarnya.
9.926.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 757 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Ipakita ang mga Review (14)
Read
+Library
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Basahin ang Lahat ng Review
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

Kumulai penasaran akan hal itu, sehingga mau tidak mau kuharus bicara. -mahkota- “Aisy, sepertinya aku melihat sesuatu di belakang kamu.” Ucapku. “Apaan sih?” tanyanya. Lalu aku berdiri dan mulai kuambil benda itu. Ternyata itu adalah mahkota yang dibuat dari serabut serta terhiasi penuh dengan bunga-bunga. “Wahh apaan tuh Di?” Tanya Aisy. “Aku juga nggak tahu ini apa, tapi kalau dilihat dari bentuknya. Ini sebuah mahkota yang terbuat dari hiasan bunga.” Jawabku.
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 163 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

Balutan baju pelayan, ditambah topi yang tak memperlihatkan wajah membuat Davin semakin leluasa untuk melancarkan aksinya. "Sekarang ... Aku udah bisa panggil Tante dengan sebutan Mama 'kan?" tanya Naura, sambil bergelayut manja di tangan Alya. Alya menatap Naura dengan mata berbinar, mencubit gemas pipi gembilnya. Mengangguk pelan, disertai tawaan bahagia. Sayangnya, pemandangan bahagia itu harus terhenti. Tatkala seorang pelayan merangsek maju, ke arah pasangan pengantin. Sambil membawa setangkai bunga mawar.
Sikat na Kabanata
1012.6K viewsOn holdIdinagdag sa Library 327 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
Ketika Suamiku Menikah Lagi

Ketika Suamiku Menikah Lagi

' batin Aisyah yang masih berdiri di balik pintu. Aisyah mulai menghapus netranya yang basah. Ia mulai balik ke kamarnya kembali untuk menata hati dan pikirannya yang terkoyak. Tok tok tok! "Dek, tolong dibuka pintunya. Kamu belum makan 'kan? Ada seseorang yang mau memberi makanan enak ke kamu." Menginjak Maghrib, Aisyah yang masih berada di kamarnya, mendengar suara suaminya sedang memanggil dan mengetuk pintu. Denis mencoba merayu Aisyah dengan memberikan makanan.
106.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 254 Beses bilang mangatoon di balik cadar aisha
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status