TERNYATA PASIENKU ADALAH ISTRI KEDUA SUAMIKU
tanya mama iba.
Aku menggeleng.
"Kemala cuma lapar Ma, dari tadi pagi nggak makan, kangen masakan mama," aku memeluk mama, manja.
Mama menowel hidungku.
"Nakal ya, jam 4 sore lebih belum makan siang. Ayo sini Sayang, ibu masak rendang dan bakso kesukaanmu, mama lagi kangen kamu, makanya mama masak kesukaan kamu. Eh, kamu datang kesini," seru mama menarikku ke ruang makan.