Bisikan Kematian
Takut ketiduran, karena tubuhku sudah terasa lemah.
Tidak sulit untuk mendapatkan penginapan di sini, dan aku pun memesan satu kamar. Kuputuskan mencari tahu siapa pemilik tas ini dan siapa lelaki itu, dengan membuka tasnya. Bau bensin menguar begitu tas terbuka. Tidak banyak isi di dalam tas, hanya ada dompet, ponsel dan sebuah buku diary. Perlahan, aku membuka dan membacanya, elum selesai membaca, ponsel di dalam tas berbunyi. Dengan sedikit memberanikan diri aku menerimanya, karna tertera 'MAMI' di layar ponsel.
"Hei ... anak enggak tau diri, ke mana saja kamu! Pulang atau aku bunuh kamu!" suara makian bernada tinggi terdengar memekakan telinga.
Sikat na Kabanata