PELAN PELAN SAYANG
Air matanya jatuh perlahan, bukan lagi karena takut—melainkan karena hatinya sedikit lebih ringan.
“Daripada harus hidup dengan kebohongan? Itu jauh lebih berat, Ma.” Suara Rain terdengar tenang, tapi sarat keyakinan. “Mama tetaplah Mama. Mama yang ceria, aktif, punya banyak kegiatan, banyak teman… pokoknya, nggak ada siapa pun yang bisa jadi Mama selain Mama sendiri.”
Martha tersenyum kecil, matanya berkaca-kaca. Tangannya terangkat mengusap air mata yang terlanjur jatuh.
인기 회차